Lindungi Android kamu dari Bahaya Malware 2015

Tags

Tingkat penjualan perangkat mobile Android terus melambung. Sistem operasi open source besutan Google ini ditemukan di lebih dari setengah semua jumlah smartphone didunia. Tidak hanya itu, Perusahaan riset Strategy Analytics menemukan bahwa 81,3% smartphone Android dikirim ke berbagai daerah pada kuartal ketiga tahun 2014. 

Dengan jumlah pemilik yang begitu besar, tak bisa di pungkiri kalau Android menjadi salah satu incaran dari para Cyber Crime. Mereka berupaya secara ilegal mendapatkan informasi pribadi para pemilik Android. Seperti yang saya lansir dari Bogdan Botezatu seorang analis senior perusahaan keamanan BitDefender, Beliau mengatakan bahwa malware lebih mudah diakses daripada sebelumnya karena tidak dibutuhkan coding untuk mengikat aplikasi Android dengan program jahat. Dia juga berpendapat sebagian besar malware mobile ditemukan di negara-negara seperti Rusia dan China.  

Meskipun begitu bukan berarti di Indonesia kebal terhadap serangan malware. Sudah banyak di temukan termasuk teman - teman saya yang gadget Androidnya terinfeksi Malware. Memang kebanyakan pengguna tidak mengerti bahwa perangkat ini rentan terhadap malware. Mereka menganggap bahwa Android hanyalah sebuah ponsel yang berbeda dari Komputer.

Lindungi Android kamu dari Bahaya Malware 2015

Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan agar Android mu terhindar terinfeksi Malware. Apa sajakah ?

1. Aplikasi yang mencurigakan

Aplikasi BBM palsu adalah contoh yang bagus. Memang aplikasi satu ini menjadi fenomenal ketika hadir di perangkat Android. Hal ini di manfaatkan oleh para Cyber Crime untuk menyusupkan malware kedalam aplikasi palsu. Untuk itu, usahakan selalu memperhatikan author dan siapa developer aplikasi tersebut. Jikalau memang mencurigakan, Jangan sekali kali menginstalnya.  

2. Ulasan aplikasi

Salah satu pertahanan terbaik terhadap malware adalah dengan memperhatikan hal-hal yang mencurigakan seperti spesifikasi dan iming-iming agar kamu tertarik memakainya. Ulasan - ulasan buruk dari user yang pernah memakainya juga perlu kamu perhatikan. Jika kamu menemukan Aplikasi dengan ulasan dan rating yang buruk, usahakan jangan pernah mengisntalnya. 

3. Aplikasi Ilegal

Aplikasi ilegal biasanya ditemukan diluar Playstore atau bisa saja Aplikasi tersebut sebelumnya ada di playstore namun berbayar. Nah inilah yang dimanfaatkan para cyber crime dengan cara mengiming - iming aplikasi PRO gratis untuk kamu. Padahal apalikasi Pro tersebut sudah di susupi dengan malware yang berbahaya. Hal yang perlu kamu perhatikan adalah Jika aplikasi tersebut meminta akses root dan data-datamu, tanpa pikir panjang langsung Uninstal saja. 

4. Menggunanakan Antivirus

Ini adalah hal yang paling umum namun Alasan kebanyakan orang tidak memakai antivirus
adalah terlalu banyak menggunakan RAM. Akhirnya gadget pun menjadi lelet. Memang hal itu wajar karena antivirus bekerja dengan cara menscan aplikasi yang berjalan tanpa sepengetahuanmu. Itu berlaku untuk beberapa user awam saja, karena jika kamu tahu bagaimana cara mengatur antivirus yang benar, hal seperti tadi tak akan menjadi masalah buatmu. Baca juga 5 Antivirus Terbaik untuk Android

5. Pembaruan perangkat lunak

Meskipun hal ini mungkin tidak menjadi pilihan bagi sebagian besar pengguna, jika ada update untuk perangkat mu pastikan untuk mendownload dan menginstalnya. Pihak google terus mendorong produsen untuk selalu mengupdate aplikasi dengan memperhatikan beberapa hal seperti perbaikan bug, peningkatan kinerja, dan fitur baru yang dapat membuat perangkat lebih aman. 

Malware memang lebih berbahaya jika dibandingkan dengan virus biasa. Karena Malware bisa mencuri data - data penting yang ada di dalam perangkat mobile mu. Memang kelemahan malware adalah jika Android mu tidak terhubung Internet. Tapi pernahkah kamu dengar kutipan ini "Android offline is Dead". Ya hampir 99% aplikasi android berguna jika perangkat tersebut Online. Semoga beberapa tips ini bisa menjauhkan mu dari infeksi Malware. 

Bebas berkomentar dan bertanya. Live Link otomatis masuk kandang SPAM.
EmoticonEmoticon